Kemarin, setelah ibadah, saya pulang berjalan kaki dari gereja di Blok M ke rumah saya di daerah Kampung Duku, Kebayoran Lama. Saya butuh 30 menit untuk menempuh jarak sekitar 3 kilometer itu.
Rasanya menyenangkan bisa berjalan kaki setelah sekian lama tidak berolah raga. Keringat membasahi baju, degup jantung lebih cepat dan badan terasa lebih sehat.
Lebih dari sekadar berolah raga, saya pun bernostalgia. Jalur yang saya tempuh adalah jalur yang pernah saya tempuh saat Sekolah Dasar, dua puluh tahun yang lalu. Jalan Panglima Polim, Jalan Petogogan, Komplek Angkatan Laut di Radio Dalam dan Komplek Kostrad. Hampir semua bentuk rumah dalam gang-gang kecil itu tidak banyak berubah.
Kilas balik dalam pikiran saya tentang masa kecil, tentang pergi dan pulang sekolah berjalan kaki lalu mampir di penjaja es saat haus di jalan pulang.
Tuhan sungguh baik, teman. Dua puluh tahun lalu saya nggak pernah membayangkan bahwa saya bisa bekerja seperti sekarang. Walau bila diukur dengan ukuran manusia, saya bukanlah orang sukses, saya tetap bersyukur. Masa kecil saya lalui dengan bahagia.
20080310
Jalan Kaki
Posted by
Edwison
at
10:57
0
comments
Labels: kisah, tempolong ludah
20080306
pengen libuuuuuuuuuur
Saya sangat lelah. Libur satu hari esok, ditambah libur akhir pekan kayaknya akan diisi lembur di rumah.
Sebelumnya, saya hanya ingin menikmati segelas es krim strawberry campur panili. Mungkin satu judul film cukup menghibur. Saya betul-betul butuh istirahat walau sejenak.
Fiuh...
Posted by
Edwison
at
15:21
0
comments
Labels: tempolong ludah
20080303
nirkabel
Ini adalah hari pertama saya berinternet menggunakan jaringan nirkabel. Saya harus menyetel jejaringnya terlebih dulu, barulah setelah itu saya terhubung dengan dunia maya. He...he... Dasar pemalas, saya sebetulnya bisa melakukannya sejak lama. Hanya saja saya ragu apakah saya bisa menyetel jejaring nirkabelnya. Kalo saya nggak mencoba, saya nggak akan bisa. Satu lagi pengalaman kecil hari ini. Horeeeeeeeeee...
Posted by
Edwison
at
10:48
0
comments